Bandwidth management di Mikrotik dengan metode PCQ (Per Connection Queue) prinsipnya menggunakan metode antrian/Queue untuk menseimbangkan bandwidth yang dipakai pada multiple client. Misalkan kita punya bandwidth internet sebesar 2 Mbps, dan kita akan membagi bandwidth itu untuk 10 PC, maka ketika semua PC tersebut terpakai, maka setiap PC akan mendapatkan bandwidth sebesar 2Mbps/10 = sekitar 200kbps, tetapi pada saat komputer yang terpakai hanya 5 buah, maka masing-masing pc secara otomatis akan mendapatkan bandwidth sebesar 2Mbps/5 = 400kbps. sehingga keseluruhan bandwidth bisa terpakai secara optimal..
Untuk konfigurasi di mikrotik dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:
Eth1= Ethernet ke Internet dengan IP: 117.102.xxx.xxx
Eth2= Ethernet lokal ke client dengan IP: 192.168.100.0/24
Maka perintah PCQ dapat di set melalui terminal, dengan script sebagai berikut:
1. Menandai semua paket yang masuk dari Eth2 (lokal dari client)
/ip firewall mangle add chain=forward src-address=192.168.100.0/24 action=mark-connection new-connection-mark=conn-lokal
/ip firewall mangle add connection-mark=conn-lokal action=mark-packet new-packet-mark=packet-lokal chain=forward
2. Membuat queue Tipe dengan jenis PCQ untuk paket yang sudah di tandai masing-masing untuk source dan destination
/queue type add name=lokal-dw kind=pcq pcq-classifier=dst-address
/queue type add name=lokal-up kind=pcq pcq-classifier=src-address
3. Membuat Queue Tree Untuk paket upload dan download
/queue tree add name=lokal-download parent=Eth2 max-limit=2M
/queue tree add parent=lokal-download queue=lokal-dw packet-mark=packet-lokal
/queue tree add name=lokal-upload parent=Eth1 max-limit=2M
/queue tree add parent=lokal-upload queue=lokal-up packet-mark=pct-icafe
Selesai, mudah kan…
selamat mencoba, kalo ada yang salah mohon di koreksi…
![]()
![]()
Filed under: Jaringan


